Susuk, Dicopot atau Ditambah?

Pernah suatu ketika ada seorang teman yang bertanya kepada saya, selama saya buka praktik pasang susuk apakah pernah ada klien yang minta untuk dicopot susuk-nya? Karena mungkin orang itu termakan isu bahwa pemakai susuk, besok ketika menjelang ajal, Ia akan menemui kesulitan.

pasang susuk

Foto: Ilustrasi pasang susuk

Jujur saja, selama ini tidak atau belum pernah ada klien yang datang untuk urusan tersebut. Malah kebanyakan mereka yang datang untuk kedua atau ketiga kalinya yaitu untuk ditambah (dipasang) lagi.

Tidak bisa di pungkiri, memang selama ini masih ada kepercayaan tentang efek negatif susuk. Namun demikian perlu saya tekankan bahwa susuk dari susukpengasihan.com tidak memiliki efek negatif apapun. Dan sepanjang yang saya ketahui, hanya ada satu jenis susuk yang memiliki efek menyulitkan sakaratul maut, susuk itu lebih dikenal dengan susuk panjang umur.

Nah untuk melarutkan atau membuang susuk panjang umur bisa melalui ritual ruwatan. Caranya cukup sederhana, yaitu:

  • Ambil air dari tujuh sumber mata air yang berbeda
  • Kumpulkan dalam satu tempat (ember besar)
  • Ambil merang ketan hitam satu genggam lalu dibakar, Nah kemudian abu merang tersebut masukkan dalam ember yang berisi air dari tujuh sumber mata air itu.
  • Masukkan beras kuning tiga jumput.
  • Masukkan kembang telon (kembang tiga jenis).

Selanjutnya gunakan air dan seluruh campurannya untuk mandi keramas. Untuk mandi-nya disarankan menghadap kiblat pada jam 24.00 atau tepat pada tengah malam.

Ruwatan ini berkaitan dengan kepercayaan yang berkembang pada masyarakat kita. Dan sejauh ini belum ada penyelidikan apakah orang yang memiliki susuk panjang umur itu susuknya mendadak musnah setelah diruwat atau susuk-nya masih tetap ada tetapi sudah tidak ada tuahnya.

Menurut saya, susuk bisa diambil sepanjang ada kesalahan dalam pemasangannya. Yang dimaksud salah bukan berarti salah dalam meletakkan susuk. Kesalahan yang dimaksud adalah apabila Anda mendatangi praktik paranormal yang nakal.

Misalnya Anda ingin pasang susuk permata, ternyata yang dimasukkan hanya serpihan kaca. Kasus semacam ini memang pernah ada. Nah, susuk susuk macam demikian memang perlu dan bahkan wajib dikeluarkan sebab selain tidak memiliki tuah (power) juga memiliki efek yang tidak baik.

Untuk itu siapapun Anda, waspadalah. Orang nakal itu ada pada profesi apapun. Tukang susuk palsu biasanya ditandai dengan:

  • Ruang praktiknya remang remang atau bahkan gelap.
  • Ia tidak menunjukkan susuk yang hendak dipasang kepada klien.
  • Mengambil posisi yang tidak bisa dipandang oleh klien.
  • Menyuruh klien memejamkan mata dengan dalih agar membantu prosesi pemasanga dengan do’a.

 

Untuk mengantisipasi hal tersebut di atas, tidak ada salahnya klien menuntut pada pemasang susuk untuk:

  • Memegang dan meneliti dengan cermat jenis susuk yang akan dipasang.
  • Jika lokasi pemasangan ada pada bagian yang tidak terpandang, mintalah kaca cermin agar Anda benar benar bisa menyaksikan proses masuknya susuk ke dalam kulit.
  • Katakan dengan sopan bahwa Anda perlu keyakinan. Jika perlu berceritalah bahwa Anda dahulu pernah dibohongi seseorang dengan cara disuruh memejamkan mata.

Saya yakin jika hal tersebut Anda minta, dan pemasang susuk itu dengan senang hati meluluskan permintaan Anda, bisa dikatakan orang tersebut ahli pasang susuk yang asli. Namun sebaliknya jika Ia merasa tersinggung dengan niat baik Anda, segeralah minta pamit, karena Anda sedang berhadapan dengan penipu yang mengaku paranormal.

susuk pengasihan

Nah jika Ada hal yang masih mengganjal, jangan malu untuk bertanya atau berkonsultasi dengan kami melalui Telepon, SMS, WA di: 0816607401 atau PIN BB: CSRATU77

3,024 total views, 1 views today